Ajak Masyarakat Menjadi Konsumen Cerdas Melalui SiJempol BBPOM di Yogyakarta Raih Predikat WBK tahun 2019 Kenalkan Cek KLIK di Taman Inspirasi Code BBPOM di Yogyakarta Raih Peringkat Terbaik I Pengelolaan KKP tahun 2019 SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta Raih Juara Nasional Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana BBPOM di Yogyakarta Layani Outing Class SDIT Ash Shiddiq Sosialisasi Bijak Mengkonsumsi Susu Kental Manis Satu Hal Yang Perlu Dipahami Tentang Penyebaran Virus Corona Giat Penandatangan Pakta Integritas dan Potensi Benturan Kepentingan di BBPOM di Yogyakarta Aksi Jemput Bola PBKPKS BBPOM di Yogyakarta Pengawasan takjil Ramadhan di tengah Pandemi Covid 19 Pengawasan Takjil Bulan Ramadhan bersama Tim Intensifikasi Pangan di Yogyakarta Waspada Keracunan Pasca- Lebaran Kupas Tuntas Retail Pangan Stop Gratifikasi dalam Bentuk Apapun Stop Gratifikasi dalam Bentuk Apapun

AKSI SOSIAL PEDULI OBAT DAN PANGAN AMAN BBPOM di YOGYAKARTA DI SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

  • 26 Februari 2017
  • - Siaran Pers
  • 725 kali

PRESS RELEASE

AKSI SOSIAL PEDULI OBAT DAN PANGAN AMAN BBPOM di YOGYAKARTA DI SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

 

Dalam rangkaian hari jadinya ke-16, Balai Besar POM (BBPOM) di Yogyakarta kembali hadir ke tengah masyarakat melalui aksi sosial peduli obat dengan tema "Peduli Obat dan Pangan Aman dengan Cek KLIK". Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA) yang merupakan tanggung jawab bersama Pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat.

Melalui pesan-pesan edukatif yang disampaikan dalam aksi sosial ini, BBPOM di Yogyakarta mengajak masyarakat untuk ikut terlibat aktif melindungi diri dari Obat dan Makanan yang beresiko terhadap kesehatan.Membangun partisipasi masyarakat merupakan salah satu fokus kerja Badan POM untuk menjadikan masyarakat Indonesia menjadi konsumen cerdas dalam memilih obat dan pangan aman. Konsumen cerdas selalu melakukan cek KLIK (kemasan, label, ijin edar dan kadaluarsa) dalam memilih produk yang akan digunakan.

Aksi sosial peduli obat dan pangan aman yang dilaksanakan sekarang ini bekerja sama dengan Pemda Sleman, organisasi profesi, perguruan tinggi, organisasi pemerhati kesehatan serta stake holders terkait lainnya di seluruh DIY. Keterlibatan berbagai lintas sektor tersebut menunjukkan banyaknya perhatian terhadap kesehatan masyarakat pada umumnya serta keamanan obat dan pangan pada khususnya. Hal ini sejalan dengan salah satu misi BBPOM di Yogyakarta yaitu "Mendorong kemandirian pelaku usaha dalam memberikan jaminan keamanan Obat dan Makanan serta memperkuat kemitraan dengan pemangku kepentingan".

Terkait dengan bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Yogyakarta telah berperan melakukan pengawasan keamanan, manfaat dan mutu produk Obat dan Makanan yang beredar di DIY.

BBPOM di Yogyakarta memberi apresiasi terhadap komitmen Bupati Sleman beserta jajarannya yang telah cukup aktif bersinergi dalam kegiatan pengawasan obat dan makanan melalui Dinas Kesehatan, Dinas Perindag, Dinas Pertanian dan lintas sektor lainnya. Dukungan yang baik dari lintas sektor terus menerus diharapkan demi keberhasilan sistem pengawasan obat dan makanan di DIY mengingat selama pengawasan BBPOM di Yogyakarta tahun 2016 masih ditemukan produk yang mengandung bahan berbahaya seperti Rhodamin B, Formalin dan boraks di pasar tradisional maupun pedagang kreatif lapangan. Di sarana distribusi (toko, warung dan depot) masih ditemukan produk-produk yang kadaluarsa, rusak, tanpa ijin edar dan mengandung bahan berbahaya atau mengandung bahan kimia obat pada obat tradisional.

Menyadari pentingnya dukungan dari berbagai pihak demi keberhasilan sistem pengawasan Obat dan Makanan di DIY, BBPOM di Yogyakarta pada hari ini juga mengukuhkan sinergi kemitraan dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UGM. Perjanjian Kerjasama tersebut dimaknai sebagai perwujudan peningkatan kerja sama dalam hal meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam memilih produk obat dan makanan yang aman, berkhasiat/bermanfaat, dan bermutu sebagai salah satu upaya pemberdayaan masyarakat.

Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan, BBPOM di Yogyakarta mengharapkan agar keamanan dan mutu produk Obat dan Makanan yang beredar di DIY dapat terus ditingkatkan sehingga dapat memiliki nilai jual dan mampu bersaing. BBPOM di Yogyakarta juga terus menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi peredaran Obat dan Makanan. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan terkait Obat dan Makanan, hubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BBPOM di Yogyakarta melalui telp (0274) 561038 atau 552250.

 

Yogyakarta, 26 Februari 2017

Kepala Balai Besar POM di Yogyakarta

Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt.

 

 

 

 

captcha

Komentar Untuk Berita Ini (0)