Ajak Masyarakat Menjadi Konsumen Cerdas Melalui SiJempol BBPOM di Yogyakarta Raih Predikat WBK tahun 2019 Kenalkan Cek KLIK di Taman Inspirasi Code BBPOM di Yogyakarta Raih Peringkat Terbaik I Pengelolaan KKP tahun 2019 SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta Raih Juara Nasional Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana BBPOM di Yogyakarta Layani Outing Class SDIT Ash Shiddiq Sosialisasi Bijak Mengkonsumsi Susu Kental Manis Satu Hal Yang Perlu Dipahami Tentang Penyebaran Virus Corona Giat Penandatangan Pakta Integritas dan Potensi Benturan Kepentingan di BBPOM di Yogyakarta Aksi Jemput Bola PBKPKS BBPOM di Yogyakarta Pengawasan takjil Ramadhan di tengah Pandemi Covid 19 Pengawasan Takjil Bulan Ramadhan bersama Tim Intensifikasi Pangan di Yogyakarta Waspada Keracunan Pasca- Lebaran Kupas Tuntas Retail Pangan Stop Gratifikasi dalam Bentuk Apapun Stop Gratifikasi dalam Bentuk Apapun

Aksi Jemput Bola PBKPKS BBPOM di Yogyakarta

  • 13 Maret 2020
  • - Berita Aktual
  • 290 kali

YOGYAKARTA. PJAS berperan penting dalam pemenuhan asupan energi dan gizi anak usia sekolah. Di sisi lain bahaya mikrobiologi, fisik, maupun kimia sangat mungkin mencemari PJAS karena praktik keamanan pangan yang buruk dan lingkungan yang tercemar. BPOM menjadikan sekolah sebagai sasaran pembinaan keamanan pangan karena waktu anak-anak paling banyak berada di sekolah. Membentuk generasi muda yang sehat dan cerdas harus ada upaya menyediakan pangan jajanan yang aman di sekolah.

BBPOM di Yogyakarta bersama lintas sektor terkait telah melaksanakan pembinaan kepada sekolah-sekolah untuk mengimplementasikan program keamanan pangan. Pembinaan dari BBPOM di Yogyakarta berupa intervensi dan bimbingan teknis kantin sekolah. Salah satu indikator Sekolah Pangan Aman adalah terbentuknya Tim Keamanan Pangan Sekolah, pemberian Sertifikat Laik Sehat dan diterbitkannya Sertifikat Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah (PBKPKS).

Dalam rangka meningkatkan jumlah sekolah yang meraih PBKPKS, BBPOM di Yogyakarta melaksanakan pendampingan secara intensif dengan melakukan aksi jemput bola pelaksanaan PBKPKS, dengan cara aktif berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota mendata sekolah-sekolah yang sudah memiliki Sertifikat Laik Sehat atau sekolah yang telah memiliki kantin sekolah yang memenuhi standar keamanan pangan. Kegiatan sudah dimulai pada tahun 2019 dan pada saat ini telah berhasil mewujudkan 25 (dua puluh lima) sekolah di DIY yang telah meraih Sertifikat PBKPKS. Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan dapat membangun komitmen untuk menerapkan keamanan pangan sehingga tercipta kantin sekolah yang bersih, sehat dan aman.

BBPOM di Yogyakarta

captcha

Komentar Untuk Berita Ini (0)