Ajak Masyarakat Menjadi Konsumen Cerdas Melalui SiJempol BBPOM di Yogyakarta Raih Predikat WBK tahun 2019 Kenalkan Cek KLIK di Taman Inspirasi Code BBPOM di Yogyakarta Raih Peringkat Terbaik I Pengelolaan KKP tahun 2019 SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta Raih Juara Nasional Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana BBPOM di Yogyakarta Layani Outing Class SDIT Ash Shiddiq Sosialisasi Bijak Mengkonsumsi Susu Kental Manis Satu Hal Yang Perlu Dipahami Tentang Penyebaran Virus Corona Giat Penandatangan Pakta Integritas dan Potensi Benturan Kepentingan di BBPOM di Yogyakarta Aksi Jemput Bola PBKPKS BBPOM di Yogyakarta Pengawasan takjil Ramadhan di tengah Pandemi Covid 19 Pengawasan Takjil Bulan Ramadhan bersama Tim Intensifikasi Pangan di Yogyakarta Waspada Keracunan Pasca- Lebaran Kupas Tuntas Retail Pangan Stop Gratifikasi dalam Bentuk Apapun Stop Gratifikasi dalam Bentuk Apapun

Waspada Keracunan Pasca- Lebaran

  • 08 Juni 2020
  • - Berita Aktual
  • 412 kali

YOGYAKARTA. Setelah satu bulan lamanya kita berpuasa, maka Idul Fitri merupakan saat yang paling dinanti seluruh umat muslim di dunia. Hari Raya Idul Fitri identik dengan beraneka ragam makanan, namun dalam beberapa dari sesudahnya terkadang  terlalu berlebihan dalam menyantap makanan, sehingga beberapa kasus keracunan bisa saja terjadi.

Keracunan makanan sebenarnya merupakan suatu gangguan kesehatan yang terjadi saat seseorang mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh kuman, seperti bakteri, virus, parasit, atau toksin yang di hasilkannya. Adanya beberapa kasus keracunan yang menimpa lebih dari satu orang atau Kejadian Luar Biasa (KLB) mengundang perhatian berbagai pihak. Dinas Kesehatan sebagai instansi yang berwenang dalam penanganan KLB senantiasa menggandeng BBPOM dan instansi terkait untuk melakukan investigasi dan penelusuran  di  lapangan.

Sampai H+11 tidak ada laporan kejadian kasus keracunan pasca lebaran yang terpantau atau dilaporkan ke Balai Besar POM di Yogyakarta, baik keracunan makanan siap saji maupun makanan berkemas. Untuk menghindari kasus keracunan ini diharapkan kepada masyarakat untuk menjaga pola makan, perbanyak makan buah-buahan dan konsumsi pangan yang aman dari bahan berbahaya. BBPOM di Yogyakarta memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu menjad ikonsumen cerdas baik melalui KIE langsung maupun lewat medsos.

Dalam upaya mencegah adanya KLB berulang, Balai Besar POM di Yogyakarta melakukan pembinaan berupa kegiatan Komunikasi, Edukasi dan Informasi (KIE) baik kepada, produsen maupun konsumen. Dengan menerapkan pola hidup sehat, mengkonsumsi pangan yang aman dan menjadi konsumen yang cerdas (dengan menerapkan cek KLIK), diharapkan KLB tidak terjadi.

Balai Besar POM di Yogyakarta

captcha

Komentar Untuk Berita Ini (0)