Ajak Masyarakat Menjadi Konsumen Cerdas Melalui SiJempol BBPOM di Yogyakarta Raih Predikat WBK tahun 2019 Kenalkan Cek KLIK di Taman Inspirasi Code BBPOM di Yogyakarta Raih Peringkat Terbaik I Pengelolaan KKP tahun 2019 SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta Raih Juara Nasional Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana BBPOM di Yogyakarta Layani Outing Class SDIT Ash Shiddiq Sosialisasi Bijak Mengkonsumsi Susu Kental Manis Satu Hal Yang Perlu Dipahami Tentang Penyebaran Virus Corona Giat Penandatangan Pakta Integritas dan Potensi Benturan Kepentingan di BBPOM di Yogyakarta Aksi Jemput Bola PBKPKS BBPOM di Yogyakarta Pengawasan takjil Ramadhan di tengah Pandemi Covid 19 Pengawasan Takjil Bulan Ramadhan bersama Tim Intensifikasi Pangan di Yogyakarta Waspada Keracunan Pasca- Lebaran Kupas Tuntas Retail Pangan Stop Gratifikasi dalam Bentuk Apapun Stop Gratifikasi dalam Bentuk Apapun

Pemkab Sleman Sinergikan Pengawasan Obat dan Makanan Bersama BBPOM di Yogyakarta

  • 26 Januari 2021
  • - Berita Aktual
  • 78 kali

YOGYAKARTA. Kepala BBPOM di Yogyakarta, Dewi Prawitasari audiensi dengan Bupati Sleman, Sri Purnomo. Kerjasama antara pemkab Sleman dan BBPOM di Yogyakarta ditandai dengan penyerahan nota kesepakatan di kantor Bupati Sleman, pada Rabu (20/1). Sinergitas pemkab Sleman dan BBPOM di Yogyakarta dijalin demi menjamin keamanan masyarakat sebagai konsumen. Turut serta dalam audiensi yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan UMKM, Asisten Perekonomian Setda Sleman serta Biro Tata Pemerintahan Pemda Sleman.

Pada kesempatan itu dibahas tentang peningkatan potensi produk pangan daerah yaitu dari pangan siap saji menjadi pangan siap saji terkemas sehingga nilai ekonomi menjadi lebih tinggi. Pembahasan penting lainnya yaitu pelatihan fasilitator untuk pendampingan UMKM untuk peningkatan UMKM yang berdaya saing. Sejalan dengan hal itu potensi UMKM yang diangkat tidak hanya produk pangan tetapi juga jamu dan kosmetika. Dukungan untuk pelaku usaha jamu gendong dilakukan dengan pendampingan agar menerapkan higiene sanitasi. BBPOM di Yogyakarta telah memulai keikutsertaan di Mall Pelayanan Publik (MPP) sebagai upaya mendekatkan pelayanan pada konsumen untuk pengurusan ijin edar obat dan makanan.

Pemkab Sleman telah merealisasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik tahun 2020 sebesar 64% dari anggaran. Selanjutnya DAK non fisik tahun 2021 selain digunakan untuk potensi peningkatan pangan juga untuk pembinaan usaha mikro obat tradisional, pemeriksaan sarana apotek dan toko obat.

Pandemi Covid-19 yang masih terjadi juga menjadi poin audiensi saat itu. BBPOM di Yogyakarta tetap akan melakukan pengawalan vaksin Covid-19. Selain itu akan dilakukan kerjasama dengan Dinas Pariwisata dalam hal pangan unggulan dan destinasi wisata sebagai bentuk dukungan untuk menghidupkan kembali pariwisata di Sleman.

BBPOM di Yogyakarta

captcha

Komentar Untuk Berita Ini (0)